Pasar Oligopoli : Pengertian, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangan Oligopoli


Pengertian Oligopoli

Istilah oligopoli berasal bahasa Yunani oligos polein yang berarti yang menjual sedikit. Jumlah penjual dalam pasar ini tidak terlampau banyak, paling tidak hingga 10 – 15 penjual. Apabila benar-benar hanya terdapat 2 penjual disebut dengan pasar duopoli. Persaingan dalam pasar oligopoli cukup keras, mengingat sedikitnya jumlah penjual. Perusahaan dalam pasar oligopoli akan selalu memberikan reaksi apabila pesaingnya melakukan suatu keputusan/tindakan yang mempengaruhi pasar. Dengan demikian masing-masing perusahaan merasa saling tergantung dengan lainnya. Keputusan apapun yang akan diambil terutama berkaitan dengan harga maupun kualitas pasti selalu dipertimbangkan untuk berbagai kemungkinan reaksi yang harus dihadapi dari pesaingnya. Dalam pasar, oligopolis mengahapi kondisi dilematis yakni bersaing atau bekerja sama dengan perusahaan yang lain. (Tri Kunawangsih Pracoyo dan Antyo Pracoyo, 2006)

Dalam pasar oligopoli terdapat beberapa produsen dan masing-masing memiliki kekuasaan atas pasar yang cukup besar (large amount of market power). Terdapat penghalang untuk memasuki pasar ini, namun tidak sesulit untuk memasuki pasar monopoli. Produk yang dihasilkan dalam pasar ini bisa identik (seperti  produsen  minyak)  atau  produk  yang  memiliki  kesamaan  (produsen mobil). Karena produsen pada pasar/industry ini sangat sedikit, setiap produsen memiliki pangsa pasar yang cukup besar, sehingga setiap produsen dapat mempengaruhi  pasar.  Karena  tindakan  dari  setiap  produsen  dapat mempengaruhi pasar, maka hubungan antara produsen adalah independen namun saling mempengaruhi (mutually interdependent), apapun yang dilakukan seorang produsen akan  mempengaruhi  produsen  yang  lain. Inilah  sebabnya pasar oligopoli adalah jenis pasar yang paling rumit diantara jenis pasar yang lain.

Dari uraian diatas dapat diringkas sebagai berikut. Macam macam pasar oligopoli:
(a) oligopoli murni: menjual barang yang homogen, contoh pasar semen, minyak.
(b) oligopoli diferensial: menjual barang yang berbeda corak, contoh, pasar mobil, pasar sepeda motor.

Ciri-ciri pasar oligopoli 

Ciri-ciri pasar oligopoli:
(a) terdapat beberapa penjual 
(b) barang yang dijual homogen atau dapat beda corak
(c) sulit dimasuki oleh perusahaan baru
(d) membutuhkan peran iklan
(e) terdapat satu market leader (pemimpin pasar) 
(f) harga jual tidak mudah berubah

Bentuk kurva permintaan yang dihadapi pasar oligopolis berbentuk kurva permintaan  terpatah.  Kondisi  kurva  permintaan  yang  demikian  disebabkan adanya  “perang harga” antara perusahaan oligopolis. Kurva tersebut menunjukkan ketegaran harga jika satu perusahaan menurunkan harga maka perusahaan  lain di  pasar  juga  ikut menurunkan  harga,  tapi  jika  perusahaan menaikkan harga, maka perusahaan lain tidak ikut menaikkan harga.
Gambar Kurva pasar persaingan oligopoly
Gambar Kurva pasar persaingan oligopoly

Keterangan:

a. Terdapat dua perusahaan oligopoli. Perusahaan A kurva permintaan DA - DA dan perusahaan B kurva permintaan DB - DB. Untuk 300 unit produk harga jual perusahaan A dan Perusahaan B sama yaitu Rp 45,- per unit

b. Untuk 100 unit produk harga jual perusahaan A dengan harga Rp 60,- per unit sedangkan harga jual perusahaan B dengan harga Rp 50,- per unit, perusahaan A harganya lebih mahal daripada perusahaan B. Perusahaan A  harus mengikuti  harga  jual  perusahaan  B artinya  harga  diturunkan menjadi Rp 50,- agar tidak kehilangan pembeli, dan perusahaan B tidak perlu menurunkan harga. 

c. Untuk 500 unit produk harga jual perusahaan A dengan harga Rp 30,- per unit sedangkan harga jual perusahaan B dengan harga Rp 40,- per unit, berarti perusahaan B harganya lebih mahal daripada perusahaan A. Perusahaan B harus mengikuti harga jual perusahaan A artinya harga diturunkan   menjadi   Rp   30,-   agar   tidak   kehilangan   pembeli   dan perusahaan A tidak perlu menurunkan harga

Dari ke empat struktur pasar diatas, jika digambarkan dalam sebuah diagram akan tampak seperti dibawah ini:

Selain ke-empat struktur pasar diatas, dikenal pula 2 struktur pasar yang lain, yaitu pasar monopsoni dan pasar oligopsoni.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli

         Tentu saja pasar oligopoli memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan dari pasar oligopoli adalah mendorong perkembangan teknologi dan inovasi. Struktur pasar ini yang paling memberikan dorongan terbesar dalam mengembangkan teknologi dan inovasi. Hal ini dikarenakan perusahaan mendapat untung yang lebih dari normal dan menekankan persaingan dimana sangat membahayakan kedudukan perusahaan dalam industri. Keuntungan yang lebih disebabkan perusahaan baru sulit untuk memasuki pasar ini. Sehngga keuntungan lebih normal berlangsung dalam jangka panjang dan perusahaan memiliki dana yang cukup untuk kepentingan melakukan riset dalam mengembangkan teknologi serta melakukan inovasi.
Selain itu melakukan pengembangan teknologi dan melakukan persaingan dalam pasar ini, sebab perusahaan tidak mungkin melakukan persaingan dalam harga. Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan biaya investasi yang besar, jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu, dan bila terjadi perang harga, konsumen akan diuntungkan serta adanya efisiensi dalam menjalankan produksi dan persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang.
         Adapun kekurangan dari pasar ini adalah tidak adanya efisiensi dalam menggunakan sumber-sumber daaya. Efisiensi penggunaan sumber daya akan tercapai apabila ongkos marjinal sama dengan harga. Pada umumnya keadaan ini tidak dicapai pada pasar oligopoli. Tetapi jika dipandang dari sudut skala ekonomis yang mungkin diperoleh, terdapat kemungkinan bahwa perusahaan oligopoli akan memproduksi barang dengan ongkos yang lebih rendah daripada perusahaan yang ada dalam persaingan sempurna. Terdapat rintangan yang kuat untuk dapat masuk ke pasar oligopoli, akan terjadi perang harga dan produsen dapat melakukan kerja sama (kartel) yang pada akhirnya akan merugikan konsumen. Selain itu juga dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar, karena adanya skala ekonomi yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar, apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk, maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis, perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya, adanya hambatan jangka panjang seperti pemberian hak waralaba oleh pemerintah sehingga perusahaan lain tidak memasuki pasar, adanya kemungkinan terjadinya kolusi antara perusahaan di pasar yang dapat membentuk monopoli atau kartel yang merugikan masyarakat.

Kelebihan pasar oligopoli

1. Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
2. Mampu melakukan penelitian dan
    pengembangan produk.
3. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen
    karena adanya persaingan penjual.
4. Adanya penerapan teknologi baru

Kekurangan pasar oligopoli

1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
2. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong
    timbulnya inflasi
3. Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada
    kerjasama antar oligopolis karena semangat
    bersaing kurang
4. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik
    faktor produksi
5. Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
6. Bisa berkembang ke arah monopoli



Source: Modul belajar mandiri ppppk ekonomi Pembelajaran 3. Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar, Kemdikbud
Tri Kunawangsih Pracoyo dan Antyo Pracoyo, Aspek Dasar Ekonomi Mikro, PT Grasindo, Jakarta, 2006, halm. 198
Baca Juga

Bagikan Artikel



Komentar