Cone Of Experience Sumber Belajar Edgar Dale


   Edgar Dale berpendapat, bahwa yang disebut sumber belajar itu  pengalaman. Ia mengklasifikasikan pengalaman yang dapat dipakai sebagai sumber belajar menurut jenjang tertentu yang berbentuk Cone of experience atau kerucut pengalaman yang disusun dari yang konkret sampai yang abstrak yang tercantum dalam Audio Visual Methods in Teaching.



Keterangan

I Pengalaman langsung dan bertujuan (direct puspose full experiences).  
2 Pengalaman tiruan (Contrived experiences).  
3 Pengalaman dramatisasi (Dramatization experiences).
4 Pengalaman percontohan (Demonstration experiences).
5 Pengalaman darmawisata (Field trips experiences).
6 Pengalaman pameran dan museum (Exhibition experiences).
7 Pengalaman televisi (Television experiences).
8 Pengalaman bergambar hidup (film) (Movie pictures   experiences).
9 Pengalaman tetap, rekaman, dan radio (Recoding, radio  still pictures experiences).
10. Pengalaman Lambang visual (Visual symbols experiences).
11. Pengalaman Lambang kata (Verbal symbols experiences).

Edgar Dale mengatakan bahwa, kita (peserta didik) dapat belajar dengan:

I) mengalaminya secara langsung, dengan melakukannya atau berbuat (No. I sampai dengan 5). 
2) mengamati orang Iain melakukannya (No. 6 sampai dengan 9).  
3) membaca (No. 10 sampai dengan 11 ).

          Bahwa pengalaman yang konkret perlu untuk setiap tingkat di atasnya. Setiap ide atau teori betapa pun abstraknya berasal dari alam kongkrit. Sebaliknya terlampau banyak pengalaman langsung mungkin dapat menghambat ketercapaian pengertian yang lebih abstrak. Karena itu, kedua-duanya (yang konkret dan yang abstrak) harus berjalan. Tidak selalu Yang abstrak itu lebih sulit dari yang konkret. Malah kadang yang kongkrit bisa mengacaukan dari yang abstrak. Peta/Bagan  sering lebih mudah daripada mengamati realitas sendiri. Makin tinggi ke arah puncak kerucut makin abstrak, tetapi tidak selalu tambah/lebih abstrak.

Baca Juga

Komentar