Bagaimana Cara Mengumpulkan Data Statistik Pendidikan


Bagaimana Cara Mengumpulkan Data Statistik Pendidikan
Bagaimana Cara Mengumpulkan Data Statistik Pendidikan



Cara Mengumpulkan Data Statistika kependidikan dapat dilakukan dengan dua macam cara, yaitu: sensus dan sampling.

a. Sensus


Sensus ialah cara mengumpulkan data dengan jalan mencatat atau meneliti seluruh elemen yang menjadi objek penelitian. Dengan kata lain, sensus adalah pencatatan data secara menyeluruh (complete enumeration) terhadap elemen yang menjadi objek penelitian, tanpa perkecualian. Kumpulan dari seluruh elemen itu lazim disebut populasi atau universe. Jadi pengumpulan data dengan menggunakan cara sensus, objek penelitiannya adalah populasi. Keuntungan menggunakan, hasil yang diperoleh merupakan nilai karakteristik yang sebenarnya (true value), karena sasaran penelitian mencakup keseluruhan objek yang berada dalam populasi. Adapun kelemahannya ialah, sensus merupakan cara pengumpulan data yang banyak memakan waktu, tenaga, biaya, dan peralatan

b. Sampling


Sampling ialah cara mengumpulkan data dengan jalan mencatat atau meneliti sebagian kecil saja dari seluruh elemen yang menjadi objek penelitian. Dengan kata lain, sampling adalah cara mengumpulkan data dengan mencatat atau meneliti sampel-nya saja. Dengan cara sampling ini, hasil yang diperoleh adalah nilai karakteristik perkiraan (estimate value) saja, dan atas dasar nilai karakteristik perkiraan yang diperoleh dari sampel itu, kita dapat memperkirakan nilai sesungguhnya dari populasi yang sedang kita teliti. Sudah barang tentu untuk mendapatkan nilai perkiraan yang baik, sampel yang kita ambil haruslah bersifat representatif (dapat dijamin mencerminkan atau mewakili populasi).

         Kebaikan sampling adalah, pekerjaan pengumpulan data akan dapat dilaksanakan dengan waktu, tenaga, biaya dan alat yang relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan sensus. Namun, segi kelemahannya ialah jika sampel tersebut tidak bersifat representatif, maka kesimpulan yang dikenakan terhadap populasi akan tidak sesuai dengan kenyataan yang terdapat pada populasi. Cara menghimpun data statistik dengan jalan sampling itu juga dikenal dengan istilah Sample Survey Method.

    Ditilik dari segi bentuk pelaksanaan kegiatan pengumpulan datanya, pengumpulan data statistik kependidikan dapat berbentuk:

a Pengamatan mendalam (systematic observation),

yaitu pengamatan terhadap objek yang akan dicatat datanya, dengan persiapan yang matang, dilengkapi dengan instrumen tertentu.

b Wawancara mendalam (systematic interview),

Yaitu pengumpulan data berbentuk mengajukan pertanyaan secara lisan, dan pertanyaan yang diajukan dalam wawancara itu telah dipersiapkan secara tuntas, dilengkapi dengan instrumennya.

c Angket,

yaitu cara pengumpulan data berbentuk pengajuan pertanyaan tertulis melalui sebuah daftar pertanyaan yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

d Pemeriksaan dokumentasi (studi dokumenter),

dilakukan dengan meneliti bahan dokumentasi yang ada dan mempunyai relevansi dengan tujuan penelitian.

e Tes,

seperti: tes hasil belajar, tes kepribadian, tes kecerdasan, tes minat dan perhatian, dan sebagainya.


Alat Pengumpulan Data Statistik Kependidikan Di antara alat yang biasa digunakan dalam pekerjaan pengumpulan data statistik kependidikan, dapat dikemukakan di sini misalnya:

  a Daftar atau Daftar Cek (Check List);

  b Skala Bertingkat (Rating Scale);

  c Pedoman Wawancara (Interview Guide);

  d Questionnaire (Daftar pertanyaan yang setiap pertanyaannya sudah disediakan jawabannya untuk     dipilih, atau disediakan tempat untuk mengisi jawabannya).






 Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan Jakarta: Raja Gr Persada, 2010), hlm 27-30
Baca Juga

Bagikan Artikel



Komentar