Hambatan dalam Diskusi Kelompok


Diskusi Kelompok
BELAJAR


Diskusi secara umum digunakan untuk memperbaiki cara berpikir dan keterampilan komunikasi siswa dan untuk menggalakkan keterlibatan siswa di dalam pelajaran. Namun secara khusus menurut Tjokrodihardjo (2000: 3), diskusi digunakan oleh para guru untuk setidaknya 3 (tiga) tujuan pembelajaran yang penting, yaitu: Pertama, meningkatkan cara berpikir siswa dengan jalan membantu siswa membangkitkan pemahaman isi pelajaran. Kedua, menumbuhkan keterlibatan dan partisipasi siswa. Ketiga, membantu siswa mempelajari keterampilan komunikasi dan proses berpikir

Hambatan bagi Diskusi Efektif 

Diskusi yang tak berhasil biasanya di akibatkan satu atau lebih dari tiga sebab.

1. Kurangnya pengetahuan awal siswa. Guru terkadang berusaha melibatkan siswa di dalam diskusi di mana mereka tidak memiliki pengetahuan latar belakang yang memadai. Jelas, siswa tidak bisa mendiskusikan satu topik jika mereka tidak paham topik tersebut , diskusi harus didahului oleh satu atau lebih pelajaran yang membantu siswa mendapatkan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk melanjutkan diskusi yang berkualitas.

2. siswa yang terbuka atau agresif mungkin cenderung mendominasi diskusi dan siswa-siswa yang pemalu atau tidak yakin dengan diri mereka sendiri mungkin menarik diri dan tidak menaruh perhatian. Untuk mencegah kemungkinan ini,  perlu memonitor perkembangan diskusi dan mengintervensi jika perlu.

3. Kurangnya arahan jelas juga bisa menjadi hambatan.

Baca Juga

Bagikan Artikel



Komentar