Manfaat Penelitian Tindakan Kelas PTK


Manfaat Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian tindakan kelas (PTK) mempunyai manfaat yang cukup besar, baik bagi guru, pembelajaran, maupun bagi sekolah. Mari kita kaji manfaat tersebut satu persatu

1. Manfaat PTK bagi Guru Bagi guru, 

PTK mempunyai beberapa manfaat sebagai berikut.

a. PTK dapat dimanfaatkan oleh guru untuk memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya karena memang sasaran akhir PTK adalah perbaikan pembelajaran Perbaikan ini akan menimbulkan rasa puas bagi guru Karena ia sudah melakukan sesuatu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Disamping itu, hasil PTK yang diperolehnya dapat disebarkan kepada teman sejawat, sehingga mereka barangkali tergerak untuk mencobakan hasil tersebut atau paling tidak mencoba melakukan perbaikan bagi pembelajaran di kelasnya.

b. Dengan melakukan PTK guru dapat berkembang secara profesional karena dapat menunjukkan bahwa ia mampu menilai dan memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya. Dengan perkataan lain, guru mampu menunjukkan otonominya sebagai pekerja profesional. Sebagaimana diketahui, sebagai pekerja profesional, guru dituntut untuk mampu mengembangkan diri dari pemula (novice) sampai ke ahli (expert) atau menurut Riel (1998) dari entry ke mentor sampai master teacher. Gaung profesionalisme dalam mengajar semakin santer mulai tahun 1992 (Hopkins, 1993). Salah satu tema yang didengungkan dalam profesionalisme mengajar adalah perubahan dari individualisme ke kolaborasi serta dari supervisi ke mentoring, yang membawa dampak adanya perubahan relasi atasan-bawahan menjadi relasi kolegial, dan dari hubungan hierarkikal menjadi hubungan dalam tim (Hopkins, 1993). 

c. PTK membuat guru lebih percaya diri. Jika PTK mampu membuat guru berkembang sebagai pekerja profesional, maka sebagai konsekuensinya, PTK juga mampu membuat guru lebih percaya diri. Guru yang mampu melakukan analisis terhadap kinerjanya sendiri di dalam kelas sehingga menemukan kekuatan dan kelemahan dan kemudian mengembangkan alternatif untuk mengatasi kelemahannya jelas-jelas merupakan guru yang penuh percaya diri. Guru yang mampu melakukan PTK, lebih-lebih jika guru tersebut pernah mempublikasikan hasil PTK-nya akan merasa punya sesuatu untuk dibanggakan. Ia mampu berperan sebagai guru dan peneliti di kelasnya sendiri.

d. Melalui PTK, guru mendapat kesempatan untuk berperan Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sendiri. Guru tidak hanya menerima hasil perbaikan yang ditemukan orang lain, namun ia sendiri adalah perancang dan pelaku perbaikan tersebut, yang menghasilkan berbagai teori dalam memperbaiki pembelajaran. Hasil yang ditemukan sendiri akan merupakan dorongan yang kuat bagi guru untuk terus menerus melakukan perbaikan. Inilah yang diistilahkan sebagai theorizing by practitioners, yang membangun sendiri pengetahuan (self-constructed knowledge) berupa personal theory atau theory-in-use (Raka Joni, Kardiawarman, & Hadisubroto, 1998).

2. Manfaat PTK bagi Pembelajaran/Siswa

Setelah membaca uraian tentang manfaat PTK bagi guru, cobalah Anda pikirkan apakah kemampuan guru dalam melaksanakan PTK juga bermanfaat bagi pembelajaran yang dikelolanya dan juga bagi siswa. Jika kita mengacu kembali kepada karakteristik PTK, kita tentu sepakat bahwa PTK mempunyai manfaat yang sangat besar bagi pembelajaran karena tujuan PTK adalah memperbaiki praktik pembelajaran dengan sasaran akhir memperbaiki belajar siswa (Raka Joni, Kardiawarman, & Hadisubroto, 1998). Dengan adanya PTK kesalahan dalam proses pembelajaran akan cepat dianalisis dan diperbaiki, sehingga kesalahan tersebut tidak akan berlanjut. Jika kesalahan dapat diperbaiki, hasil belajar siswa diharapkan akan meningkat. Sebaliknya, jika kesalahan dalam proses pembelajaran dibiarkan berlarut-larut, maka guru akan tetap mengajar dengan cara yang sama sehingga hasil belajar siswa pun tetap sama, bahkan mungkin menurun. Dengan demikian, ada hubungan timbal balik antara pembelajaran dan perbaikan hasil belajar siswa.

Di samping meningkatkan hasil belajar siswa, PTK yang dilaksanakan guru juga dapat menjadi model bagi siswa. Guru yang terampil melaksanakan PTK akan selalu kritis terhadap hasil belajar siswa, sehingga siswa merasa mendapat perhatian khusus dari guru. Sikap kritis ini dapat menjadi model bagi siswa untuk selalu menyikapi kinerjanya dengan melakukan analisis seperti yang dilakukan oleh gurunya. Meskipun siswa tidak paham dan mungkin tidak tahu bahwa guru sedang melakukan PTK di samping mengajar, tetapi perilaku guru yang juga berperan sebagai peneliti dapat menjadi model yang bagus bagi para siswa, sehingga diharapkan para siswa juga dapat berperan sebagai peneliti bagi hasil belajarnya sendiri. Bagaimana pandangan Anda tentang model ini?

3. Manfaat PTK bagi Sekolah

Sekolah yang para gurunya terampil melaksanakan PTK tentu akan memetik manfaat. Coba Anda pikirkan sejenak, manfaat apa yang didapat oleh sekolah? Sebagaimana yang diargumentasikan oleh Hargreaves (dalam Hopkins, 1993), sekolah yang berhasil mendorang terjadinya inovasi pada dir para guru telah berhasil pula meningkatkan kualitas pendidikan untuk para siswa. Preposisinya yang menyebutkan: there is little schooldevelopment without teacher development and there is little teacher development without school development (dalam Hopkins, 1993, hal. 218); menunjukkan betapa eratnya hubungan perkembangan sekolah dengan perkembangan kemampuan guru. Sekolah tidak akan berkembang atau hanya sedikit sekali berkembang tanpa berkembangnya kemampuan guru, demikian pula sebaliknya guru tidak akan berkembang tanpa berkembangnya sekolah. 

Sekolah yang para gurunya sudah mampu membuat perubahan/perbaikan mempunyai kesempatan yang besar untuk berkembang pesat. Berbagai perbaikan akan dapat diwujudkan seperti penanggulangan berbagai masalah belajar siswa, perbaikan kesalahan konsep, serta penanggulangan berbagai kesulitan mengajar yang dialami oleh guru. Di samping itu, pendekatan penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas dapat dilaksanakan dalam pengelolaan kegiatan sekolah secara keseluruhan. Hubungan kolegial yang sehat yang tumbuh dari rasa saling membutuhkan akan menumbuhkan iklim kerja sama yang kondusif untuk memajukan sekolah. Dengan terbiasanya para guru melakukan PTK, berbagai strategi/teknik pembelajaran dapat dihasilkan dari sekolah ini untuk disebarluaskan kepada sekolah lain. Dengan demikian, sekolah mempunyai kesempatan yang besar untuk berubah secara menyeluruh. Dalam konteks ini, PTK memberikan sumbangan yang positif terhadap kemajuan sekolah, yang tercermin dari peningkatan kemampuan profesional para guru, perbaikan proses dan hasil belajar siswa, serta kondusifnya iklim pendidikan di sekolah tersebut.


IGAK Wardhani dan kuswaya wihardit, penelitian tindakan kelas, 2011, cet 11, universitas terbuka, hal...1.19


Baca Juga

Bagikan Artikel



Komentar