Laporan Hasil Observasi : Pengertian, Struktur, dan Contoh Laporan Hasil Observasi


Laporan Hasil Observasi : Pengertian, Struktur, dan Contoh Laporan Hasil Observasi
Laporan Hasil Observasi 

Pengertian Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi merupakan teks yang memberikan informasi secara umum tentang sesuatu berdasarkan fakta dari hasil pengamatan secara langsung, seperti melaporkan hasil observasi buku pengetahuan yang dibaca dan membandingkan dua teks laporan hasil observasi.

Struktur Laporan Hasil Observasi

Adapun struktur lainnya dari teks laporan ini adalah sebagai berikut. 

a) Definisi Umum, adalah pembukaan yang berisi pengertian tentang sesuatu yang dibahas didam teks. 

b) Definisi Bagian, adalah bagian yang berisi ide pokok dari setiap paragraph (penjelasan rinci). 

c) Definisi  Manfaat,  bagian  yang  menjelaskan manfaat  dari  sesuatu  yang dilaporkan 

d) Penutup, adalah bagian rincian akhir dari teks.

Teks  laporan hasil  observasi memiliki hubungan erat  dengan penelitian dan pengetahuan, maka hal ini termasuk kedalam jenis teks formal yang mengharuskan bahasa yang baku atau sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta mudah dipahami. Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi antara lain diuraikan sebagai berikut.

1)  Menggunakan frasa nomina yang diikuti penjenis dan pendeskripsi.

2)  Menggunakan verba relasional, seperti : ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk, meliputi, terdiri atas, disebut, dan lain-lain (digunakan untuk menyatakan definisi pada istilah teknis atau istilah yang digunakan secara khusus pada bidang tertentu).

3)  Menggunakan verba aktif alam, hal ini untuk menjelaskan perilaku, seperti :bertelur, membuat, hidup, makan, tidur, dan sebagainya.

4)  Menggunakan kata penghubung, untuk menyatakan : Tambahan (dan, serta), Perbedaan (berbeda dengan), Persamaan (sebagaimana, seperti halnya), pertentangan (sedangkan, tetapi, namun), Pilihan (atau).

5)  e) Menggunakan    paragraf    dengan    kalimat    utama, hal    ini    untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.

6)  Menggunakan kata keilmuwan atau teknis, seperti : herbivora, degeneratif, osteoporosis, mutualisme, parasitisme, pembuluh vena, dan lain-lain. 

Contoh Laporan Hasil Observasi

Contoh membelajarkan cara telaah struktur retorik teks laporan hasil observasi.

Definisi Umum

Indonesia  menjadi  negara  dengan  hutan  bakau  paling  luas  di  dunia.  Menurut  data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, luas hutan bakau Indonesia mencapai 4,3 juta ha

Deskripsi Bagian

Hutan bakau disebut juga dengan hutan mangrove. Hutan bakau merupakan bagian dari ekosistem pantai. Hutan bakau adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau dan terletak di garis pantai. Hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di wilayah pasang dan surut. Hutan bakau ini termasuk lingkup ekosistem pantai sebab terletak di kawasan perbatasan laut dan darat.

Hutan bakau terletak di wilayah pantai dan muara sungai. Tepatnya, hutan bakau terletak di garis pantai. Dengan posisi hutan bakau yang berada di garis pantai, hutan ini dipengaruhi oleh keadaan air laut. Pasang surut laut mengubah kondisi hutan bakau. Hutan akan tergenang air di masa pasang dan akan bebas dari genangan air pada saat air surut. Habitat hutan bakau memiliki wilayah tanah yang tergenang secara berkala. Tempat tersebut juga mendapat aliran air tawar yang cukup dari daratan.

Hutan bakau memiliki ciri yang khas. Hutan ini terlindung dari gelombang besar. Selain itu, hutan bakau juga terlindung dari arus pasang surut laut yang kuat. Hutan bakau yang terletak di perbatasan laut dan muara sungai memiliki kadar garam payau. Di samping itu, ciri khas lain hutan bakau adalah berawa-rawa.

Hutan bakau memiliki beberapa fungsi dan manfaat. Secara fisik hutan bakau dapat menahan abrasi pantai. Pada saat datang badai, hutan bakau berfungsi sebagai penahan badai dan angin yang bermuatan garam. Di samping itu, hutan bakau dapat menahan intrusi (peresapan) air laut ke daratan. Hutan bakau juga menurunkan kandungan karbondioksida (CO2) di udara dan penambat bahan-bahan pencemar (racun) di perairan pantai. Manfaat hutan bakau juga dapat dilihat dari segi biologi. Hutan bakau menjadi tempat hidup biota laut. Selain itu, masyarakat sekitar memanfaatkan hutan bakau sebagai sumber mata pencaharian. Hutan bakau juga menyediakan beberapa unsur penting bahan obat-obatan.

Simpulan

Hutan  bakau  memiliki  ciri  khas.  Hutan  bakau  memiliki  manfaat  untuk  melindungi lingkungan laut, manfaat ekonomi, dan menyediakan sumber makanan/ obat-obatan. 


Sumber: Lestyarini, Beniati. 2019. Pendalaman Materi Bahasa Indonesia Modul 6 Genre Teks dalam Bahasa Indonesia. Kemdikbud.

Baca Juga

Bagikan Artikel



Komentar