Pengertian Kebutuhan Dan Pembagian Jenis Kebutuhan


 

Pengertian Kebutuhan Dan Pembagian Jenis Kebutuhan

Pengertian Kebutuhan

Kebutuhan merupakan segala sesuatu yang di perlukan manusia dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup untuk mencapai taraf sejahtra. Pada perinsipnya, tentu saja kebutuhan seriap orang berbeda-beda dan terus berkembang sejalan bertambahnya usia. Kebutuhan manusia terhadap benda atau jasa dapat memberikan kepuasan kepada manusia itu sendiri, baik kepuasaan  jasmani maupun  kepuasaan rohani.  Dalam  memenuhi  kebutuhan hidupnya, manusia membutuhkan alat pemenuhan kebutuhan. Alat tersebut disediakan alam ataupun manusia melalui proses produksi. Upaya manusia dalam memenuhi kebutuhannya tidak pernah berakhir. Oleh karena itu, manusia perlu bertindak rasional agar tercapai pemenuhan kebutuhan hidup secara memuaskan. Kebutuhan dapat berupa kebutuhan barang seperti kebutuhan akan pakaian, makanan peralatan rumah tangga, dan dapat juga berupa kebutuhan jasa seperti kebutuhan akan jasa dokter, jasa guru, dan jasa bengkel sepeda. Banyaknya contohnya kebutuhan barang dan jasa itu merupakan bukti bahwa kebutuhan manusia beraneka ragam. Dari uraian di atas, maka bisa disimpulkan bahwa kebutuhan merupakan segala sesuatu yang diperlukan manusia dalam rangka menyejahterakan hidupnya. Kebutuhan mencerminkan adanya perasaan ketidakpuasan atau kekurangan dalam diri manusia yang ingin dipuaskan. Orang membutuhkan sesuatu karena tanpa sesuatu itu ia merasa ada yang kurang dalam dirinya.

Jenis Kebutuhan 

Kebutuhan digolongkan berdasarkan: 

(1) intensitas; 

(2) waktunya pemenuhannya; 

(3) sifatnya; 

(4) subjeknya

a) Kebutuhan menurut tingkat intensitas kegunaan

(1) Kebutuhan pokok (kebutuhan primer)

Kebutuhan primer (pokok) adalah kebutuhan minimal yang mutlak harus dipenuhi untuk hidup sebagai layaknya manusia. Kebutuhan primer meliputi makanan dan minuman, pakaian, serta tempat tinggal. Pada perkembangannya kebutuhan primer ini juga menyangkut kebutuhan akan pendidikan. Sebab dengan pendidikan, orang dewasa memiliki keterampilan di bidang tertentu untuk bekal mencari nafkah sendiri.

(2) Kebutuhan Skunder (Pelengkap)

Kebutuhan sekunder terkait erat dengan faktor lingkungan hidup dan tradisi masyarakat serta faktor psikologis sekunder adalah televisi, sepeda motor, radio, peralatan untuk bekerja.

(3) Kebutuhan Tersier (Mewah)

Penggolongan kebutuhan menurut intensitasnya bersifat relatif dan berbeda antara satu orang dengan lainnya. Semua itu tergantung dari pendapatan, tingkat pendidikan, kepentingan, lingkungan, dan keadaan sosial budaya daerah setempat. Ada barang yang tergolong sebagai kebutuhan tersierbagi seseorang, namun bisa menjadi kebutuhan sekunder bagi oranglain. Misalnya, satu perangkat komputer yang canggih merupakan kebutuhan mewah bagi seorang ibu rumah tangga. Namun, bagi seorang programer (pembuat program) komputer, keberadaan komputer tersebut merupakan kebutuhan pokok.

b) Kebutuhan Menurut Waktunya

(1) Kebutuhan Sekarang

Kebutuhan yang harus segera dipenuhi pada saat ini, dan tidak dapat ditunda. Contohnya, orang yang lapar harus segera makan dan orang yang sakit harus segera berobat atau dirawat di rumah sakit.

(2) Kebutuhan yang akan datang

Kebutuhan yang dirancang atau direncanakan untuk terpenuhi di masa depan (masa yang akan datang). Contohnya, orang tua menabung atau mengikuti asuransi pendidikan untuk mempersiapkan biaya kuliah anaknya.

c) Kebutuhan Menurut Sifatnya 

(1) Kebutuhan Jasmani (Fisik)

Kebutuhan yang berhubungan dengan tubuh manusia (fisik). Contohnya, kebutuhan akan makan, minum, pakaian, olahraga.

(2) Kebutuhan Rohani

Kebutuhan yang berhubungan dengan jiwa seseorang dan kebutuhan ini tidak berwujud. Contohnya, kebutuhan akan belajar agama, hiburan.

d) Kebutuhan Menurut Subjeknya

(1) Kebutuhan Individu

Kebutuhan individu (perorangan) adalah kebutuhan yang diperlukan oleh masing- masing orang. Kebutuhan antara orang yang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya kebutuhan seorang anak berbeda dengan orang dewasa, kebutuhan nelayan berbeda dengan petani, dan kebutuhan pelajar berbeda.

(2) Kebutuhan Kolektif

Kebutuhan yang berhubungan dengan masyarakat yang dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok secara bersama-sama. Contohnya, jembatan penyeberangan, jalan raya, sekolah, pasar, rumah sakit.








sumber : modul belajar mandiri pppk Ekonomi , Pembelajaran 1. Konsep Dasar Ekonomi Mikro, kemdikbud 

Baca Juga

Bagikan Artikel



Komentar