Fase-fase Psikologi Perkembangan Siswa & Yang Mempengaruhinya


Fase-fase Psikologi Perkembangan Siswa & Yang Mempengaruhinya
 Fase-fase Psikologi Perkembangan Siswa & Yang Mempengaruhinya


Havinghurst menyusun fase-fase perkembangan kebutuhan secara hipotesis yang harus di penuhi atau harus dikuasai (mastery) individu agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Tugas-tugas perkembangan (developmental task) itu tersusun sebagai berikut:

a.         Masa bayi dan masa kanak-kanak awal

1.    Belajar berjalan
2.    Belajar mengambil benda-benda padat
3.    Belajar berbicara
4.    Belajar menguasai benda
5.    Mempelajari jenis dan prilakunya
6.    Mencapai stabilitas fisiologis
7. Pembentukan konsep (pengertian) sederhana tentang realitas pisik dan sosial
8.  Belajar menciptakan hubungan dirinya secara emosional kepada orang tuanya, sodara-sodaranya dan orang lain
9. Belajar membedakan salah benar dan pengembangan kata hati

b.        Masa kanak-kanak akhir dan anak sekolah

1. Belajar keterampilan pisik untuk pertandingan biasa sehari-hari
2.  Membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sebagai organisme yang sedang tumbuh berkembang
3.   Belajar bergaul dengan teman-temannya
4.Belajar peran sosial yang sesuai sebagai pria dan wanita
5.Mengembangkan keterampilan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung
6.Mengembangkan konsep-konsep yang perlu bagi kehidupan sehari-hari
7.Mengembangkan kata hati, moralitas dan suatu sekala nilai-nilai
8. Memcapai kebebasan pribadi
9.Mengembangkan sikap-sikap terhadap kelompok-kelompok dan intitusi-intitusi sosial

c.    Masa remaja

1. Mencapai hubungan-hubungan yang baru dan lebih matang dengan teman-teman sebaya dari kedua jenis
2.Mencapai suatu peranan sosial sebagai pria atau wanita
3.Menerima dan menggunakan fisiknya secara efektif
4.Mencapai kebebasan emosional dari orang tua dan orang lainnya
5. Mencapai kebebasan keterjaminan ekonomis
6.Memilih dan mempersiapkan diri untuk suatu pekerjaan atau jabatan
7.  Mempersiapkan diri bagi persiapan pernikahan dan berkeluarga
8.Mengembangkan konsep-konsep dan keterampilan intelelektual yang di perlukan sebagai warga negara yang berkompeten
9.Secara social menghendaki dan mencapai kemampuan bertindak secara bertanggung jawab
10 Mempelajari dan mengembangkan seperangkat system nilai-nilai dan etika sebagai pegangan untuk bertindak

d.   Masa dewasa awal

1. Memilih pasangan
2. Belajar hidup dengan pasangan
3. Memulai hidup dengan pasangan
4. Memelihara anak
5. Mengelola rumah tangga
6. Memulai berkerja
7. Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara
8. Menemukan suatu kelompok yang serasi.[1]
  •  Faktor-faktor Yang Mempengaruhi dan Membantu Tugas Perkembangan siswa

Lingkungan dan faktor-faktor yang mempengaruhi dan membantu tugas perkembangan. Havighurst (dalam Hurlock, 1980) menjelaskan sejumlah faktor yang menghalangi dan yang membantu penguasaan tugas-tugas perkembangan yaitu:

1. Yang menghalangi, meliputi: tingkat perkembangan yang mindur, tidak adanya kesempatan untuk mempelajari tugas-tugas perkembangan atau tidak ada bimbingan untuk dapat menguasainya, dan tidak ada motivasi. Disamping itu faktor-faktor yang menghalangi adalah kesehatan yang buruk, dan kecerdasan yang rendah.
2. Yang membantu, meliputi: tingkat perkembangan yang normal, kesempatan untuk mempelajari tugas-tugas dalam perkembangan dan bimbingan untuk menguasainya. Di samping itu, faktor-faktor yang membantu adalah motivasi, kesehatan yang baik, dan tidak ada cacat tubuh, tingkat kecerdasan yang tinggi, dan kreatifitas.[2]






[1] Abidin Syamsudin Maknun, Psikologi Pendidikan Perangkat Sistem Pengajaran Modul, (Bandung: PT Rosda Karya, 2007), Cet. IX Hal. 114
[2]Sutisna, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Formal, Nonformal dan Informal, (Yogyakarta: CV Andi Offset, 2013), Hal.98



Baca Juga

Komentar