Tujuan Manajemen Kelas (pengelolaan kelas)


 


Setiap guru yang melakukan fungsi manajemen di dalam kelasnya tentu mempunyai tujuan-tujuan khusus yang bermuara pada terciptanya kondisi belajar yang ideal selama proses pembelajaran berlangsung. Secara khusus tujuan-tujuan manajemen kelas antara lain:

Membuat siswa belajar semaksimal mungkin sesuai potensi yang dipunyainya

Setiap guru harus menyadari bahwa semua siswa memiliki potensi belajar yang berbeda-beda. Tugas guru adalah mengoptimalkan potensi yang mereka miliki sehingga dengan pembelajaran yang siswa lakukan, mereka dapat belajar sebaik-baiknya. Manajemen kelas yang baik dan efektif memungkin proses pembelajaran berjalan dengan lancar dan memungkinkan siswa menggunakan semaksimal mungkin potensi yang mereka miliki. Adalah sebuah kerugian yang besar jika dalam pelaksanaan pengajaran, siswa tidak belajar secara maksimal karena adanya hambatan-hambatan belajar yang diakibatkan karena lemahnya manajemen kelas yang dilakukan oleh guru.

Menghilangkan atau mereduksi hambatan-hambatan pembelajaran

Manajemen kelas yang baik akan dapat menghilangkan atau paling tidak mereduksi (mengurangi) hambatan-hambatan belajar yang selalu akan muncul selama proses pembelajaran berlangsung. Proses pembelajaran dapat terhambat oleh beragam sebab. Di dalam sebuah kelas misalnya, hambatan bisa saja muncul dari salah satu siswa

yang mungkin membuat keributan sehingga mengganggu proses pembelajaran seluruh siswa di kelas itu. Guru yang handal akan dapat memanajemen hal ini sehingga hambatan yang muncul karena keributan atau gangguan tersebut tidak berlangsung sampai parah, atau bahkan dapat dihindarkan muncul saat semua siswa aktif belajar.

Pengaturan lingkungan fisik, sosial dan emosional sehingga siswa dapat mendukung belajar siswa

Dalam melakukan manajemen kelas, seorang guru harus dapat mengelola banyak hal. Salah satu hal penting yang berkaitan dan berpengaruh dalam manajemen kelas adalah lingkungan belajar siswa. Lingkungan belajar siswa pada suatu kelas dapat berupa lingkungan fisik seperti bagaimana susunan meja dan kursi, letak papan tulis, letak alat dan bahan, hingga sumber pembelajaran. Selain itu lingkungan sosial dan emosional juga merupakan hal yang amat penting dalam memanajemen kelas. Bagaimana tingkah laku guru di kelasnya akan membentuk atmosfer yang khas. Seharusnya atmosfer yang tercipta adalah atmosfer yang mendukung proses pembelajaran berlangsung efektif. Guru yang ramah, terbuka, dan tanggap terhadap kebutuhan siswanya dan segera memfasilitasi hal-hal pada tempatnya akan dapat membentuk lingkungan sosial emosional yang kondusif untuk pengajarannya dan proses pembelajaran anak.

Membimbing siswa berdasarkan karakteristik dan kebutuhan mereka masing-masing

Siswa datang dari beragam jenis keluarga. Mereka tinggal di lingkungan yang berbeda. Mereka terlahir dari ayah dan ibu yang berbeda, sehingga semua perbedaan itu membentuk karakteristik yang unik pada diri setiap siswa. Ini berarti bahwa tidak ada siswa yang identik. Semuanya berbeda-beda, dan guru harus mampu memenuhi kebutuhan mereka semua dalam kaitan pembelajaran yang dilaksanakan di kelas. Menyelami karakteristik setiap siswa akan dapat membawa guru untuk mengerti apa sesungguhnya kebutuhan belajar mereka masing-masing. Manajemen kelas yang dilakukan guru seharusnya akan membantu guru untuk tujuan pemenuhan kebutuhan masing-masing siswa yang berkarakteristik unik ini.


http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2014/10/tujuan-manajemen-kelas-pengelolaan-kelas.html?m=1


Baca Juga

Komentar